Hi, Ergoers!
Kalian Sudah Tahu Belum Apa Itu Computer Vision Syndrome (CVS)?
Menurut Occupational Safety and Health Administration (OSHA), Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan keluhan mata dan penglihatan kompleks yang dialami ketika menggunakan komputer. Penderita kondisi ini kerap mengalami kelelahan atau ketegangan pada mata, penglihatan yang buram atau ganda, serta gejala seperti mata merah, berair, kering, dan terasa panas.
Apa Penyebab Computer Vision Syndrome (CVS)?
Computer Vision Syndrome (CVS) disebabkan oleh beberapa faktor secara umum, yaitu jarak pandang yang terlalu dekat dengan layar, cahaya layar yang terlalu terang maupun gelap, paparan cahaya biru (blue light) yang berlebihan, postur tubuh yang salah saat menggunakan komputer, dan durasi penggunaan komputer.
Apa Saja Tanda dan Gejala Computer Vision Syndrome (CVS)?
Computer Vision Syndrome (CVS) mencakup sejumlah gejala yang mengganggu. Masalah mata yang paling umum meliputi ketegangan mata yang dimana mata menjadi merah dan iritasi, sakit kepala, penglihatan kabur, penglihatan ganda, vertigo atau pusing, mata kering, serta kondisi kronis yang dimana mata tidak menghasilkan jumlah kelembaban yang tepat. Selain mata, bagian tubuh lain juga dapat terkena gejalanya, yaitu seperti nyeri bahu, nyeri leher, serta kelelahan tubuh lainnya.
Jika seseorang memiliki masalah mata lain, seperti rabun jauh dan astigmatisme yang tidak dikoreksi, kondisi tersebut dapat meningkat. Perubahan pada mata akibat usia, kondisi yang dikenal sebagai presbiopia, dapat mempengaruhi mereka yang berusia diatas 40 tahun.
Bagaimana Cara Mendiagnosis Computer Vision Syndrome (CVS)?
Menurut Vision Council, suatu organisasi nirlaba di industri optik, Computer Vision Syndrome (CVS) menjadi cedera terkait komputer yang paling umum menggantikan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dan tendinitis. Dokter akan mengambil riwayat pasien, mencatat kesehatan umum, obat-obatan yang diminum yang dapat mempengaruhi kinerja mata, dan faktor lingkungan lainnya. Dokter kemudian akan melakukan pengukuran ketajaman visual dan menguji masalah mata, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme. Kemudian akan menguji untuk melihat seberapa baik mata fokus, bergerak, dan bekerja bersama.
Cara mencegah terjadi Computer Vision Syndrome (CVS)?
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat mencegah terjadinya CVS, berikut merupakan penjelasannya.
- Menjaga Jarak Pandang
Posisi layar komputer harus sejajar dengan mata, yaitu berjarak 40-60 cm dari mata untuk dapat menghindari kelelahan mata.
- Pencahayaan Layar yang Sesuai
Mengatur pencahayaan layar komputer agar tidak terlalu terang maupun gelap. Cahaya yang tepat akan membantu mengurangi kelelahan mata.
- Postur Tubuh dalam Menggunakan Komputer
Posisi tubuh harus tegak dalam menggunakan komputer, dimana postur tubuh yang benar saat bekerja sangat penting untuk mengurangi kelelahan mata.
- Durasi Penggunaan Komputer
Membuat aturan 20-20-20, dimana setiap 20 menit dapat berhenti bekerja, melihat benda atau sesuatu yang berjarak sekitar 20 kaki (6 meter), dan melakukan proses tersebut selama 20 detik.
Last But Not Least!
Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan masalah nyata yang meningkat di era digital yang terus berkembang. Dengan memahami penyebab dan gejala Computer Vision Syndrome (CVS), maka dapat melindungi mata dan menjaga penglihatan yang sehat dalam jangka panjang. Mengutamakan ergonomi, melakukan kebiasaan yang baik, serta mengambil istirahat teratur merupakan langkah penting demi menjaga kesehatan di era digital.